DAERAH BASIS DALAM PENGEMBANGAN SAPI BALI DI KECAMATAN TUGUMULYO KABUPATEN MUSI RAWAS

Authors

  • Ummi Nadia Martinasari Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Musi Rawas
  • Zulhapi Utama Adlan Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Musi Rawas
  • Bagus Dimas Setiawan Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Musi Rawas

DOI:

https://doi.org/10.34128/jpb.v4i2.49

Keywords:

Basis, Sapi Bali, Musi Rawas

Abstract

Salah satu usaha sub-sektor peternakan yang dapat dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan protein hewani yaitu melakukan pengembangan usaha di bidang ternak ruminansia khususnya Sapi Bali. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis Potensi penggembangan Sapi Bali di Kecamatan Tugumulyo,  Kabupaten Musi Rawas. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan mengidentifikasi daerah basis pengembangan dengan analisis LQ atau daerah basis pengembangan. Data yang diperoleh ditabulasi dan selanjutnya  ditampilkan dalam bentuk tabel dan gambar kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan untuk daerah basis pengembangan ternak Sapi Bali ada di lima desa yaitu pada Desa Ngadirejo (3.33), Desa Wonorejo (2.27), Desa Surodadi (1.98), Desa Dwijaya (1.48), dan Desa Tambahasri (1.37), kesimpulan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Musi Rawas memiliki potensi yang cukup besar untuk pengembangan ternak Sapi Bali.

References

Danupoyo, C.M., Rorimpandey, B dan Elly, F.H. 2022. Analisis Pendapatan Peternak Sapi di Desa Saleo Kecamatan Bolangitang Timur Kabupaten Bolang Mongondow Utara. Zootec Vol 42(1):15-24

Deptan, 2003.Kriteria Teknis Kawasan Agribisnis Peternakan Sapi Potong. Departemen Pertanian.

Dipang, L. (2013). Pengembangan Sumber Daya Manusia dalam Peningkatan Kinerja Karyawanpada PT. Hasjrat Abadi Manado. Jurnal Emba, 1(3), 1080–1088.

Dirjen Peternakan dan kesehatan Hewan. Data populasi Ternak, Produksi Ternak dan Tingkat Konsumsi Daging, Telur dan susu. http; //www. Deptan.go.id,2013.

Elburdah R.P. 2008. Analisis potensi pengembangan peternakan sapi potong di wilayah Kota Pekanbaru.Bogor (ID): Program Studi Peternakan. Fakultas Peternakan. Institut Pertanian Bogor.

Erlangga, E. 2013. Meningkatkan Bobot Sapi Potong dengan Pakan Racikan Sendiri. Pustaka Argo Mandiri.Pamulang.

Gading,B. M., Nurtini, S., dan Ummul, M. A. (2020). Kinerja usaha pemeliharaan sapi bali (bos sondaicus) secara ekstensif pada musim penghujan dan kemarau oleh peternak lokal. E-prosiding Seminar Nasional Ilmu Peternakan Terapan : 186-196.

Halidu, J., Iham, F., Saleh, Y. 2021. Identifikasi Jalur Pemasara n Sapi Bali di Pasar Ternak Tradisional . Jambura Journal of Animal Science, 3(2): 135-143.

Handoko, J. 2008. Kesehatan Ternak. Suska Press. Pekanbaru

Hendayana, R. (2003), Aplikasi Metode Location Quotient (LQ) dalam Penentuan Komoditas Unggulan Nasional. Jurnal Informatika Pertanian, 12, 1–21.

Hendayana, R. 2003. Aplikasi Metode Location Qoutient (LQ) Dalam Penentuat Komoditas Unggunal Nasional. Jurnal Informatika Pertanian Volume 12. Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian Bogor. http://www.litbangdeptan.go.id (diakses tanggal 9 November 2017

Hermanto, F. Ilmu Usahatani. Jakarta : Penebar swadaya, 1993.

Hidayati.2009. Usaha Penggemukan Ternak Sapi Dalam Upaya Pengembangan Ekonomi Lokal di Dusun Ngemplak Asam, Umbulmartani, Ngemplak, Sleman, Yogyakarta.Skripsi. Jurusan Pengembangan Masyarakat. Yogyakarta.

Komariah, Burhanuddin, dan N. Permatasari. 2018. Analisis Potensi Dan Pengembangan Kerbau Lumpur Dikabupaten Serang. Jurnal Ilmu Produksi Dan Teknologi Hasil Peternakan.Vol 6 (3).

Koto Kampar Kabupaten Solok. Fakultas Peternakan Universitas Andalas. Padang.

Lestraningsih, M., dan Basuki, E. 2008. Peran Serta Wanita Peternak Sapi Perah Dalam Meningkatkan Taraf Hidup Keluarga. Jurnal Ekuitas 12(1) : 121-141.

Nazir, M. 2014. Metode Penelitian. Bogor: Ghalia Indonesia.

Nurochmah E, Rachma N. 2017. Hubungan Sanitasi Lingkungan Dan Jarak Sumber Air Kekandang Sapi dengan Kejadian Diare di Desa Sruni Kecamatan Musuk Kabupaten Boyolali. J. Jur. Keperawatan.1-8.

Oka, I G. L. 2009. The Advantage of Artificial Insemination in Improving Productive Performance of Bali Cattle. Proceeding International Conference on “Biotechnology for A Sustainable Future” 15-16 September 2009. Bali. Indonesia.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2013 tentang Pemberdayaan Peternak (Lembaran Negara RI Tahun 2013 Nomor 6, Tambahan LNRI Nomor 5391).

Prasetyo, D. 2013. Analisis Pemasaran ternak sapi potong di Kecamatan Wuryantoro, Kabupaten Wonogiri. Jurnal Peternakan Universitas Sebelas Maret, Surakarta.

Purnama, S. M., 2016. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Permintaan dan Perilaku Konsumen Rumah Tangga Daging Sapi Jember. Journal od Social and Agricurtural Economics.9(2) : 8-24..

Sahala, J. 2014. Analisis Potensi Pengembangan Usaha Peternakan Sapi Potong di kabupaten Karanganyar. Tesis. Yogyakarta : Universitas Gajah Mada.

Saihani, 2011. Analisis Faktor Sosial Ekonomi Terhadap Pendapatan Petani Padi Ciherang di Desa Sungai Durait Tengah Kecamatan Babirik Kabupaten Hulu Sungai Utara. ZIRAA’AH, Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Amuntai 31 (3): 219 225.

Sarwono dan Arianto, 2003 Manajemen Pemeliharaan Sapi Potong. Jakarta Penebar Swadaya.

Setiawan, B. D., Arfa’i, & Yuliati, S. N. (2019). Evaluasi sistem manajemen usaha pembibitan Sapi Bali terintegrasi dengan perkebunan kelapa sawit. Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu, 7(3), 276–286.

Setiawan, B.D., Arfa‟I, dan Yuliati, S.N. 2019. Evaluasi Sistem Manajemen Usaha Pembibitan Sapi Bali Terintegrasi Dengan Perkebunan Kelapa Sawit Di Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat. Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu 7(3): 276 – 286.

Sugiyono. 2017. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabet

Suryana, 2008. Pengembangan Usaha Ternak Sapi Potong Berorientasi Agribisnis dengan Pola Kemitraan. BPTP, K

Downloads

Published

2025-12-24

How to Cite

Nadia Martinasari, U., Zulhapi Utama Adlan, & Bagus Dimas Setiawan. (2025). DAERAH BASIS DALAM PENGEMBANGAN SAPI BALI DI KECAMATAN TUGUMULYO KABUPATEN MUSI RAWAS. Jurnal Peternakan Borneo, 4(2), 31–39. https://doi.org/10.34128/jpb.v4i2.49