Suplementasi Nanopartikel Ampas Jamu sebagai Feed Additive terhadap Produksi Telur

Authors

DOI:

https://doi.org/10.34128/jpb.v4i2.51

Keywords:

Nanopartikel, Ampas Jamu, Probiotik, Pakan Aditif

Abstract

Pakan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan usaha peternakan. Faktor ini menyumbang persentase terbesar dibandingkan breeding dan managemen. Penyediaan pakan yang berkualitas, murah, mudah didapat, tidak bersaing dengan manusia tetapi memiliki kandungan nutrisi yang sesuai dengan kebutuhan sangat diperlukan untuk menunjang keberhasilan usaha peternakan. Salah satu upaya dalam peningkatan efisiensi pakan adalah dengan menggunakan natural growth promotor sebagai pengganti antibiotic growth promotor yang berasal dari ampas jamu. Ampas jamu dengan kandungan senyawa aktifnya mampu berperan sebagai antibakteri, antioksidan, dan antiinflamasi sehingga dapat menjaga kesehatan ayam. Ampas jamu yang difermentasi, ditambahkan probiotik, serta dibuat dalam ukuran nano memiliki daya serap lebih tinggi sehingga senyawa aktif di dalamnya mampu bekerja secara maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemberian nanopartikel ampas jamu dan probiotik sebagai feed additive ayam petelur terhadap produksi telur yang dihasilkan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan menguji ayam petelur secara in vivo menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Level penambahan dalam pakan terdiri atas 4 perlakuan dan 4 ulangan dengan 5 ekor ayam untuk setiap ulangan. Perlakuan yang diberikan pada ayam petelur meliputi P0 (pakan basal), P1 (pakan basal + probiotik + nanopartikel ampas jamu 0,25%), P2 (pakan basal + probiotik + nanopartikel ampas jamu 0,50%), dan P3 (pakan basal + probiotik + nanopartikel ampas jamu 0,75%). Variabel yang diamati adalah produksi telur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan nanopartikel ampas jamu dan probiotik pada pakan ayam petelur memberikan pengaruh sangat nyata (P<0,01) pada produksi telur. Terdapat peningkatan produksi telur yang dihasilkan pada perlakuan yang diberikan. Perlakuan penambahan nanopartikel ampas jamu dan probiotik terbaik terdapat pada P2. Kesimpulan dari penelitian ini adalah nanopartikel ampas jamu dan probiotik dapat dijadikan sebagai feed additive dalam menunjang performans produksi khususnya produksi telur pada ayam petelur.

References

Alqahtani, A. N. (2025). Impact of Dietary Zinc Nanoparticles and Probiotics on Broiler Health and Productivity. Journal Adv Vet Anim Res, 12(01), 19-32. doi: https://doi.org/10.5455/javar.2025.l868

Amelia, D. 2024. Evaluasi Penambahan Mikropartikel Ampas Jamu dan Probiotik sebagai Aditif Pakan terhadap Karakteristik Usus Ayam Ras Petelur/Thesis. Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya.

Amin, S. Priyana, Nahrowi, dan A. Jayanegara. (2023). Evaluasi Kualitas Pakan Terhadap Indeks Performa Ayam Ras Pedaging Di Sulawesi Selatan. Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan, 5(02), 51-63.

Bahtiar, M. Y., Satria, E. W., Sjofjan, O., dan Djunaidi, A. T. N. (2017). Pengaruh Penggunaan Tepung Daun Sambiloto (Andrographis paniculata nees) sebagai Feed Additive terhadap Kualitas Telur Itik Mojosari. Jurnal Sains Peternakan, 5(2), 92-99.

Choudhury, D. (2019). Study on the Nutrient Composition of Local Variety of Turmeric (Curcuma longa). J. Pharm. Innov, 8(2), 205-207.

Gangdoo, S., D. Stanley, R. J. Hughes, R. J. Moore, and J. Chapman. (2016). Nanoparticles in Feed: Progress and Prospects in Poultry Research. Tren Food Science, 58(1), 115-126.

Harahap, M. A. Y. 2022. Evaluasi Nutrisi dan Mikrobiologis Kalsium Ampas Jamu sebagai Aditif dalam Pakan dan Implementasinya terhadap Karakteristik Usus, Penampilan Produksi dan Profil Darah serta In Silico pada Itik Petelur Mojosari (Anas javanica)/Tesis. Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya.

Hidayat. C. (2022). Efektivitas Penggunaan Nanomineral pada Pakan terhadap Peningkatan Performa Ayam: Review. Jurnal Peternakan Indonesia, 24(03), 237-251

Maradon G G, R Sutrisna, Erwanto. (2015). Pengaruh Ransum dengan Kadar Serat Kasar Berbeda terhadap Organ dalam Ayam Jantan Tipe Medium Umur 8 Minggu. Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu, 03(02), 6-11

Mazi.K., N Supartini., H. Darmawan. (2014). Tingkat Konsumsi, Konversi dan Income Over Feed Cost pada Pakan Ayam Kampung dengan Penambahan Enzim Papain. Publikasi Artikel Fakultas Pertanian Universitas Tribhuwana Tunggadewi, 02(02)

Mirsha, R.K., A. Kumar, and A. Kumar. (2012). Pharmacological activity of Zingiber officinale. Int. Journal of Pharmaceutical and Chemical Sci, 1(3),1422-1427.

Nurhayati, C. U. Wirawati, dan D. D. Putri. (2015). Penggunaan Produk Fermentasi dan Kunyit dalam Pakan terhadap Performan Ayam Pedaging dan Income Over Feed and Chick Cost. Jurnal Zootek, 35(02), 379-389

Prayitno, A. H., E. Suryanto, dan Rusman. (2016). Pengaruh Fortifikasi Nanopartikel Kalsium Laktat Kerabang Telur terhadap Sifat Kimia dan Fisik Bakso Ayam. Buletin Peternakan, 40(01), 39

Rahmawati, N dan Irawan, C.A. (2021). Pengaruh Pemberian Fitobiotik dalam Pakan terhadap Performa Produksi Ayam Ras Petelur Umur 28 – 32 Minggu. Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia, 5 (1), 36. https://doi.org/10.32503/fillia.v5i1.991

Siti, Fatimah, Jumar, dan Mulyawan Ronny. 2021. Uji Efektivitas Ekstrak Batang Brotowali (Tinospora crispa (L.) Miers.) pada Hama Padi Wereng Batang Coklat (Nilaparvata lugens Stal.) dalam Skala Rumah Kaca. Journal of Agricultural Science Volume, 19 (1), 51-59. http://jurnal.unmuhjember.ac.id/.

Sjofjan, O., D. N. Adli, dan D. C. Sembiring. (2021). Pengaruh Penggunaan Biji Asam Jawa (Tamarindus indica) sebagai Pengganti Bekatul terhadap Kualitas Karkas dan Berat Organ Dalam Ayam Pedaging. Jurnal Ilmu dan Industri Peternakan, 7 (1), 1-11, DOI: https://doi.org/10.24252/jiip.v7v1.13800.

Standar Nasional Indonesia nomor 3926. 2008. Telur Ayam Konsumsi. Badan Standardisasi Nasional. ICS 67.120.20. Jakarta

Sulaiman, A., Suryani, E., dan Yuliana, E. (2019). Efektivitas Penggunaan Herbal terhadap Performa Produksi Ayam Ras Petelur. Jurnal Ilmu dan Teknologi Hasil Ternak, 14(2), 135–142.

Sultoni A., A. Malik Dan W. Widodo. (2006). Pengaruh Penggunaan Berbagai Konsentrat Pabrikan terhadap Optimalisasi Konsumsi Pakan, Hen Day Production, dan Konversi Pakan. Jurnal Protein, 14(2), 103-107

Wijaya, Y., E. Suprijatna, dan S. Kismiati. (2017). Penggunaan Limbah Industri Jamu dan Bakteri Asam Laktat (Lactobacillus sp.) sebagai Sinbiotik untuk Aditif Pakan Terhadap Kualitas Interior Telur Ayam Ras Petelur. Jurnal Peternakan Indonesia, 19(02), 47-54

Wolayan, F. R., B. Bagau, dan M. R. Imbar. (2023). Industri Peternakan: Teknologi dalam Industri Pakan. Bandung: CV. Patra Media Grafindo.

Yahya, B. S. 2017. Pengaruh Ramuan Herbal Labio-1 terhadap Performa Ayam Ras Petelur/Skripsi. Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin. Makassar

Downloads

Published

2025-12-24

How to Cite

Anisa Ramadhani, Osfar Sjofjan, & Aqnes Suryani. (2025). Suplementasi Nanopartikel Ampas Jamu sebagai Feed Additive terhadap Produksi Telur. Jurnal Peternakan Borneo, 4(2), 9–14. https://doi.org/10.34128/jpb.v4i2.51